Kamis, 15 Agustus 2013

Stroke

Stroke adalah suatu keadaan di mana sel-sel otak tiba-tiba mati karena pasokan oksigen ke otak terhenti. Hal ini dapat disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah, atau pecahnya arteri yang menuju otak. Penderita mungkin tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbicara, atau salah satu sisi tubuh tiba-tiba menjadi lumpuh.
Terdapat dua jenis utama stroke, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik.
Stroke iskemik adalah stroke yang terjadi ketika terjadi pembekuan darah, atau trombus, sehingga menghalangi aliran darah ke bagian otak. Jika gumpalan darah terbentuk di suatu tempat di tubuh dan kemudian terlepas sehingga menjadi mengambang, maka hal itu disebut embolus. Gumpalan ini terbawa oleh aliran darah ke otak di mana ia dapat menyebabkan stroke iskemik.

Adapun stroke hemoragik terjadi bila pembuluh darah di permukaan otak pecah dan mengisi ruang antara otak dan tengkorak dengan darah, atau ketika arteri yang rusak di otak pecah dan mengisi jaringan sekitarnya dengan darah (pendarahan otak).
Kedua tipe stroke ini berdampak pada kurangnya aliran darah ke otak dan penumpukan darah yang memberikan terlalu banyak tekanan pada otak.

Dampak pasca stroke tergantung di mana stroke terjadi dan berapa banyak bagian otak dipengaruhi. Stroke yang lebih ringan dapat mengakibatkan masalah kecil, seperti kelemahan pada lengan atau kaki. Stroke yang lebih berat dapat menyebabkan kelumpuhan atau kematian. Banyak pasien stroke yang menghabiskan sisa hidupnya dengan kelemahan pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, inkontinensia, dan masalah kandung kemih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar